Papua Tengah, Nabire (19/7)– Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII Provinsi Papua Tengah, H. Nuryadi, S.Pd., M.MPd., memberikan materi wawasan organisasi kepada seluruh pengurus DPD LDII Kabupaten Nabire dalam pengajian khusus pengurus yang berlangsung di Aula Ganjar Waluyo, Karang Mulia, Nabire, Sabtu (18/7/2026).
Kegiatan diawali dengan pengajian tafsir Al-Hadis yang disampaikan Ustadz Rofik Andi Wijaya. Dalam kajiannya, ia membahas tentang kepemimpinan dalam Islam, menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah yang akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT. Seorang pemimpin dituntut mampu menjadi pembimbing, pengayom, sekaligus perawat umat dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab.
Selanjutnya, Ustadz Hafiluddin menyampaikan materi mengenai strategi pembinaan generasi penerus. Ia menekankan pentingnya pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan agar lahir generasi yang berakhlakul karimah, memiliki pemahaman agama yang kuat, serta mampu melanjutkan estafet perjuangan organisasi di masa depan.
Pada sesi wawasan organisasi, H. Nuryadi memaparkan berbagai perkembangan lingkungan strategis, khususnya dinamika geopolitik dan geoekonomi di tingkat global maupun nasional. Menurutnya, kondisi tersebut berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat, mulai dari meningkatnya harga pangan, bahan bangunan, peternakan, hingga kebutuhan pokok lainnya.
Ia mengajak seluruh pengurus LDII Kabupaten Nabire untuk menjadi teladan dalam menyikapi kondisi tersebut dengan menerapkan pola hidup hemat, sederhana, dan bijaksana dalam mengelola keuangan keluarga.
“Pengurus harus menjadi teladan dalam menyikapi kondisi yang berkembang. Hidup hemat, tidak berlebihan, serta tetap menjaga semangat gotong royong merupakan langkah yang perlu diterapkan di tengah tantangan ekonomi saat ini,” ujar Nuryadi.
Lebih lanjut, ia mengimbau masyarakat agar memperkuat ketahanan ekonomi keluarga melalui berbagai langkah strategis, seperti mengurangi pengeluaran yang tidak menjadi prioritas, memperkuat dana darurat, berhati-hati dalam menambah utang, serta menjaga ketahanan pangan keluarga. Menurutnya, langkah-langkah tersebut menjadi bagian dari ikhtiar menghadapi ketidakpastian ekonomi yang sedang terjadi.
Selain membahas kondisi ekonomi, Nuryadi juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan di tengah musim kemarau dan cuaca panas yang sedang melanda sejumlah wilayah. Ia mengimbau warga untuk membiasakan minum air sebelum merasa haus, mengurangi aktivitas di luar ruangan pada siang hari, menggunakan masker saat kualitas udara menurun, serta memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan seperti bayi, lansia, dan ibu hamil.
Ia berharap seluruh pengurus dapat menyampaikan pesan-pesan tersebut kepada warga LDII di Kabupaten Nabire sehingga masyarakat semakin siap menghadapi berbagai tantangan dengan tetap menjaga persatuan, kebersamaan, kemandirian, dan semangat gotong royong.
Pengajian khusus pengurus tersebut ditutup dengan nasihat dari Dewan Penasehat LDII Kabupaten Nabire, H. Ganjar Waluyo. Dalam pesannya, ia mengajak seluruh pengurus untuk terus meningkatkan semangat beramal saleh dan menjalankan amanah organisasi dengan penuh keikhlasan.
“Pengurus adalah pelayan bagi jamaah. Karena itu, laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, ikhlas, dan terus berupaya memberikan pembinaan terbaik kepada seluruh warga,” pesannya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pengurus LDII Kabupaten Nabire semakin memahami perannya sebagai pelayan umat, memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan kualitas pembinaan warga, serta mampu menghadapi berbagai tantangan zaman dengan berlandaskan nilai-nilai Islam, semangat pengabdian, dan kepedulian terhadap masyarakat.
