Papua Tengah, Nabire (4/5) – Pimpinan Cabang (PC) LDII Nabire menggelar pengajian di Masjid Miftahul Jannah, Karang Mulia Nabire Papua Tengah pada Rabu 3 Juni 2026. Kegiatan tersebut diikuti warga LDII dari PAC Girimulyo, PAC Bumiwonorejo, dan PAC Karang Mulia.
Pengajian menghadirkan dua pemateri yang menyampaikan materi keagamaan kepada para peserta. Pemateri pertama, Ustadz Muhammad Ansori, menyampaikan kajian tafsir Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 142–145 yang menjelaskan tentang perpindahan arah kiblat dari Masjidil Aqsa ke Masjidil Haram.
Menurut Ansori, peristiwa perpindahan kiblat merupakan bagian dari ujian yang diberikan Allah SWT untuk mengetahui sejauh mana ketaatan umat dalam menjalankan perintah-Nya. Ia menegaskan bahwa menghadap kiblat merupakan salah satu syarat sah salat yang wajib dipenuhi oleh setiap muslim.

“Perintah perpindahan kiblat mengajarkan pentingnya sikap taat dan patuh terhadap segala ketentuan Allah SWT. Melalui peristiwa tersebut, Allah menguji keimanan dan ketaatan hamba-Nya,” jelas Ansori.

Sementara itu, materi kedua disampaikan Nasehat oleh Dewan Penasihat LDII Nabire, H. Nasirun. Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan pentingnya menjalankan ibadah kepada Allah SWT, khususnya salat lima waktu yang dilaksanakan tepat pada waktunya serta memenuhi syarat dan rukunnya, termasuk menghadap kiblat.
Selain itu, Nasirun juga berpesan kepada para orang tua agar senantiasa menjaga dan membina generasi penerus (generus) dengan memberikan pemahaman agama yang baik sejak dini. Menurutnya, pembinaan generasi yang berlandaskan nilai-nilai agama akan menjadi bekal untuk meraih kesuksesan dunia dan akhirat.
Ia menambahkan, generasi penerus diharapkan mampu memiliki 29 karakter luhur yang menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat. Untuk mewujudkan hal tersebut, peran keluarga sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang baik dan kondusif bagi pembentukan karakter.
“Orang tua memiliki tanggung jawab besar dalam mendidik anak-anaknya. Dengan lingkungan yang baik dan pendidikan agama yang kuat, generasi penerus diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang berakhlakul karimah, mandiri, serta bermanfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat,” ujar Nasirun.
Melalui pengajian rutin tersebut, LDII Nabire berharap dapat meningkatkan pemahaman keagamaan warga sekaligus memperkuat pembinaan generasi penerus agar menjadi generasi yang profesional religius dan berkarakter luhur. (Arbi-Lines)

Mudah mudahan menambah kefahaman bagi seluruh Jamaah
Amiin