Papua Tengah,Nabire (31/7) – Dewan Pimpinan Daerah LDII Kabupaten Nabire, menggelar Perkemahan Akhir Tahun Ajaran Cinta Alam Indonesia (PERMATA CAI) ke-47 di gedung seba guna(GSG) Ganjar waluyo karang mulia Nabire, Papua Tengah.
Kegiatan tersebut merupakan wadah pembinaan generasi pemuda untuk mencapai profesional religius yang berkarakter luhur, dan siap menghadapi tantangan perkembangan zaman.
Ketua LDII Nabire Pawiro S.P., dalam sambungan ponselnya mengatakan, generasi muda sekarang menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Menurutnya, pembinaan karakter berkelanjutan dibutuhkan untuk menjawab persoalan lunturnya adab, kedisiplinan, sikap saling menghargai, hingga meningkatnya egoisme.
“PERMATA CAI menjadi salah satu ikhtiar LDII dalam membentuk generasi yang memiliki semangat kebersamaan, gotong royong, saling berbagi, serta berlandaskan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan yang digelar selama tiga hari ini bisa membuat generasi muda meningkatkan cinta tanah air, serta mampu mengamalkan 29 Karakter Luhur dalam kehidupan sehari-hari. “Generasi muda harus memiliki pondasi yang kuat, mencintai bangsa dan negara, serta menerapkan 29 Karakter Luhur agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tambahnya.
Dalam acara itu, LDII Nabire juga berkolaborasi dengan Penggerak Pembina Generus (PPG). Ketua PPG Gunawan Santoso S.Pd., mengatakan kolaborasi tersebut juga bertujuan memperkuat pembinaan generasi unggul, terutama dalam memetakan persoalan di lingkungan sekitar melalui Forum Group Discussion (FGD).
“Peserta diajak terlibat dalam FGD untuk bersama-sama mengidentifikasi berbagai persoalan di lingkungan, menganalisis penyebabnya, kemudian bersama-sama mencari solusi yang dapat diterapkan,” jelas Gunawan.
Ia menambahkan, pembentukan karakter harus dilakukan secara berkelanjutan melalui keteladanan orang tua, ulama, serta jajaran pengurus LDII sehingga nilai-nilai luhur yang ditanamkan dapat diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Ketua Pelaksana H. Agus Mulyono menjelaskan PERMATA CAI ke-47 diikuti sekitar 60-100 peserta dari PAC LDII se-nabire,. Peserta menyimak materi yang berfokus pada penguatan 29 karakter luhur, seperti alim-fakih, berakhlakul karimah, mandiri, serta penguatan wawasan kebangsaan. Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti Forum Group Discussion (FGD) sebagai sarana melatih kemampuan berpikir kritis, berdiskusi, serta mencari solusi terhadap persoalan yang dihadapi generasi muda.
Salah seorang pemateri, Putut Nugraha aji Nasrullah mengatakan, FGD saat itu juga membahas tentang manjauhi maksiat dan bijak dalam bermedia sosial . Menurutnya, kemampuan memanfaatkan teknologi secara positif menjadi bekal penting bagi generasi muda di era digital. “Generasi muda harus mampu memanfaatkan media sosial sebagai sarana belajar, berkarya, berdakwah, dan memberikan manfaat bagi masyarakat, tanpa meninggalkan nilai-nilai 29 karakter luhur,” katanya.( Arbi-Lines)
