Puluhan Generasi Muda Ikuti Festival Anak Sholih LDII Mimika 2026

Papua Tenga, Mimika (1/11)– Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Mimika melalui Pembina Penggerak Generus (PPG) menggelar Festival Anak Sholih (FAS) 2026 di halaman Masjid Miftahul Huda, Jalan Hasanuddin, Distrik Wania, Timika, Papua Tengah, Minggu (1/11/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 78 peserta dari seluruh TPQ di bawah naungan LDII Kabupaten Mimika.

Festival tersebut menghadirkan delapan cabang perlombaan, yakni adzan, tartil Al-Qur’an, pidato cilik (pidacil), mewarnai, yel-yel, tahfidz, peragaan pencak silat Persinas ASAD, dan cerdas cermat. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan generasi penerus untuk mengembangkan kemampuan keagamaan, kreativitas, kedisiplinan, serta sportivitas.

Pembina LDII Kabupaten Mimika, Muh. Amar, saat membuka kegiatan mengapresiasi semangat generasi muda yang mengikuti FAS 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan warga LDII yang menjadi sarana untuk mengevaluasi perkembangan generasi penerus sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan.

“Kami berharap melalui Festival Anak Sholih ini, anak-anak semakin semangat dalam belajar agama, memahami Al-Qur’an, serta memiliki akhlak yang baik. Kegiatan ini juga menjadi bahan evaluasi bagi kami selaku pengurus dan pembina untuk melihat perkembangan generasi penerus sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan ke depan,” ungkap Muh. Amar.

Sementara itu, Ketua DPD LDII Kabupaten Mimika La Ode Muh. Norris Ashara, S.S., menyampaikan bahwa FAS 2026 tidak hanya menjadi ajang perlombaan untuk meraih prestasi, tetapi juga sarana menanamkan karakter luhur kepada generasi penerus.

Hal tersebut sejalan dengan tema FAS 2026, yaitu “Mewujudkan Generus yang Mempunyai 29 Karakter Luhur dan Berprestasi.” Melalui tema tersebut, LDII mendorong generasi penerus agar tidak hanya memiliki kemampuan dan prestasi, tetapi juga menerapkan nilai-nilai karakter luhur dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, keberhasilan pembinaan generasi penerus tidak semata-mata diukur dari jumlah piala atau kemenangan yang diraih, tetapi juga dari terbentuknya pribadi yang berakhlak baik, disiplin, mandiri, bertanggung jawab, serta mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

Selain perlombaan bagi anak-anak, kegiatan FAS 2026 juga dimeriahkan dengan bazar yang diselenggarakan oleh pemuda dan pemudi LDII Kabupaten Mimika. Bazar tersebut menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas, melatih kemandirian, serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan.

Melalui penyelenggaraan FAS 2026, LDII Kabupaten Mimika berharap pembinaan generasi penerus dapat berlangsung secara berkelanjutan dengan dukungan pengurus, pembina, guru, orang tua, dan seluruh warga. Dengan demikian, generasi penerus diharapkan tumbuh menjadi generasi yang religius, berkarakter luhur, mandiri, dan berprestasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *