Papua Tengah, Nabire (19/9) — Guncangan gempa yang terjadi di wilayah Kabupaten Nabire yang berkekuatan 6,6 skala richter menimbulkan sejumlah dampak di beberapa titik. Ada beberapa lokasi yang teridentifikasi rusak ringan seperti di Masjid Al-Manshurin Kampung Kalisemen terlihat beberapa keramik dinding lepas. Juga terjadi di Masjid Miftahul Jannah Kelurahan Karang Mulia, papan nama (plang) milik LDII Kabupaten Nabire tertimpa pohon. Peristiwa ini sempat mengagetkan warga sekitar, meskipun tidak menimbulkan korban jiwa.

Ketua DPD LDII Kabupaten Nabire Pawiro, S.P., saat dikonfirmasi menyampaikan rasa syukurnya karena kejadian tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa. “Alhamdulillah untuk wilayah Karang mulia hanya plang yang tertimpa pohon, dan masih bisa diperbaiki, untuk Kampung Kalisemen Masjid Al-Manshurin terdampak rusak ringan dengan runtuhnya beberapa keramik dinding, yang terpenting tidak ada korban,” ujarnya.
Hingga kini, warga bersama pengurus LDII yang di pimpin langsung oleh ketua PAC LDII karang mulia Agus Mulyono bahu-membahu membersihkan ranting pohon yang roboh dan memperbaiki plang yang terdampak. Sementara itu, pihak LDII Nabire mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. (Arbi-Lines)
