Bahas Ujian Hidup dan Hikmahnya, LDII Nabire Gelar Pengajian Umum

Papua Tengah, Nabire (21/9) — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Nabire menggelar pengajian rutin yang diikuti warga LDII dari berbagai wilayah. Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat ini mengusung tema “Bijak dalam Menghadapi Cobaan” pada Minggu 21 September 2025 yang bertempat di Masjid Miftahul Jannah Jalan Surojo Tanojo kelurahan karang Mulia Kabupaten Nabire Papua Tengah. Tujuan dari pengajian umum ini adalah untuk memperkuat keimanan sekaligus membina akhlak warga LDII agar senantiasa siap menghadapi berbagai ujian dalam kehidupan.

Dalam kesempatan tersebut, hadir empat pemateri yang menyampaikan materi secara bergantian. Salah satunya, Ustadz Kholid Azizi, yang mengupas tafsir Al-Qur’an surat Asy-Syura ayat 30–35. Ia menekankan bahwa cobaan hidup merupakan bagian dari proses pendewasaan diri dan sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Setiap manusia pasti diuji, baik dengan kesulitan maupun kenikmatan. Kuncinya adalah bagaimana kita bersikap bijak, tidak mudah putus asa, serta tetap berpegang teguh pada ajaran agama,” ujar Azizi.

Lebih lanjut Ia menambahkan, bagi orang yang beriman, musibah dapat mengandung dua makna. Pertama, menjadi sarana penghapus dosa melalui ujian yang diberikan Allah. Kedua, sebagai jalan untuk meraih derajat yang lebih tinggi di sisi-Nya, meskipun amalan seseorang belum mencukupi. Dengan demikian, cobaan justru menjadi bentuk kasih sayang Allah agar hamba-Nya dapat mencapai derajat yang mulia.

Pemateri berikutnya, Ustadz Hendik Efendi, menyampaikan materi tafsir Al-Hadits. Ia menekankan pentingnya nilai perjuangan dan keteguhan dalam beribadah, karena hanya dengan kesungguhan itulah seorang hamba akan selalu mendapatkan pertolongan Allah SWT.

Pengajian kemudian ditutup dengan nasihat agama dari Dewan Penasehat LDII Nabire KH Ganjar Waluyo. Dalam tausiyahnya, ia berpesan agar umat Islam senantiasa bersyukur dalam setiap keadaan, serta tertib dalam menjalankan ibadah.

“Resep menjalani kehidupan itu ada tiga hal yaitu disyukuri, dinikmati, dan diikuti prosesnya. Dengan itu, hati akan lebih tenang dalam menghadapi setiap ujian,” tuturnya.

Selain sebagai forum ilmu, pengajian ini juga menjadi sarana mempererat silaturahim antar warga, sehingga mereka tidak hanya mendapat bekal spiritual, tetapi juga dukungan moral dalam menghadapi berbagai tantangan hidup.

DPD LDII Nabire menegaskan komitmennya untuk terus menggelar pengajian rutin dengan tema-tema aktual dan relevan, agar warga LDII semakin matang dalam keimanan, berakhlak mulia, serta menjadi pribadi yang tangguh menghadapi cobaan hidup.

Setelah pengajian kemudian di langsungkan kegiatan cek kesehatan gratis yang di adakan di GSG Ganjar Waluyo dengan mendatangkan Tenaga Kesehatan dari Puskesmas Bumi Wonorejo dan Puskesmas Kalisemen. (Arbi-Lines)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *