Papua Tengah, Nabire (24/6) – Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Nabire Barat menggelar pengajian rutin yang bertempat di Masjid Al Mansurin, Kampung Kalisemen, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, pada Rabu (24/6/2026).
Pengajian yang diikuti warga LDII setempat tersebut mengangkat tema tentang pentingnya kekhusyukan dalam salat. Materi ini disampaikan sebagai upaya meningkatkan kualitas ibadah warga sekaligus memperdalam pemahaman tentang syarat dan tata cara pelaksanaan salat yang benar.

Pada pengajian tersebut, menghadirkan dua pemateri. Pemateri pertama, ustadz Arbi Muhlis, menyampaikan tafsir Al-Qur’an Surat Al-Mu’minun ayat 1 hingga 4 yang menjelaskan ciri-ciri orang beriman yang beruntung, salah satunya adalah mereka yang khusyuk dalam melaksanakan salat.
Dalam penjelasannya, Arbi mengajak jamaah untuk memahami makna khusyuk tidak hanya sebagai ketenangan gerakan, tetapi juga menghadirkan hati dan pikiran sepenuhnya kepada Allah SWT selama menjalankan ibadah salat.

Sementara itu, materi kedua disampaikan oleh Dewan Penasehat LDII Nabire H. Nasirun. Dalam tausiyahnya, ia menekankan bahwa salat merupakan tiang agama yang harus dijaga kualitas pelaksanaannya. Menurutnya, kekhusyukan menjadi salah satu faktor penting yang dapat meningkatkan nilai ibadah serta membentuk karakter seorang muslim dalam kehidupan sehari-hari.
Nasirun juga mengingatkan jamaah agar senantiasa menjaga salat lima waktu secara berjamaah, memperbaiki bacaan, serta meningkatkan pemahaman terhadap makna setiap gerakan dan bacaan dalam salat agar ibadah yang dilakukan semakin sempurna.
Melalui kegiatan pengajian rutin ini, PC LDII Nabire Barat berharap warga dapat terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadis dalam kehidupan sehari-hari sehingga terwujud pribadi muslim yang berakhlakul karimah dan bermanfaat bagi masyarakat.

