Papua Tengah, Nabire (22/11) — Bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Ganjar Waluyo, ibu-ibu LDII Nabire mengikuti seminar nasional bertema “Optimalisasi Perkembangan dan Bekal Belajar Anak Usia Dini” yang diselenggarakan secara online oleh Forum Komunikasi Kesehatan Islam (FKKI), pada Sabtu 22 November 2025. Kegiatan ini bertujuan memberikan wawasan kepada orang tua, khususnya ibu, mengenai perkembangan anak sesuai tahap umur serta bekal penting untuk mendampingi proses belajar mereka.
Acara diawali sambutan oleh Ketua FKKI, dr. Lutfi Hardiya, yang menekankan pentingnya peran orang tua sebagai pendamping utama dalam tumbuh kembang anak. Selanjutnya, seminar dipandu oleh dr. Heris Setiawan yang memastikan jalannya rangkaian materi berjalan lancar dan interaktif.
Pada sesi pertama Rovika Hadi Suwignyo, S.Tr.Kes., yang merupakan seorang speech therapist, memaparkan materi mengenai tumbuh kembang anak sesuai usia serta bentuk stimulasi yang sebaiknya diberikan. Ia menjelaskan pentingnya mengenali capaian perkembangan dasar dan memberikan rangsangan yang tepat untuk mendukung perkembangan bahasa, motorik, dan sosial emosional anak.
Materi kedua disampaikan oleh dr. Arlita Eka Putri, Sp.A., yang mengulas tentang gangguan perkembangan pada anak, khususnya speech delay dan gangguan belajar. Ia menekankan pentingnya deteksi dini dan peran orang tua dalam memantau tanda-tanda keterlambatan perkembangan.
Sesi ketiga menghadirkan dr. Riko Lazuardi, Sp.KJ., yang menegaskan bahwa setiap anak memiliki keunikan dan karakteristik masing-masing. Ia mengingatkan bahwa dalam proses mendidik anak, dukungan lingkungan sekitar—baik keluarga maupun masyarakat—menjadi faktor penting untuk membangun rasa percaya diri dan perkembangan mental anak.

Dengan mengikuti seminar ini, ibu- ibu LDII Nabire mengaku mendapatkan wawasan baru dan merasa lebih percaya diri dalam mendampingi tumbuh kembang anak-anak mereka. Kegiatan ini diharapkan dapat memberi manfaat yang berkelanjutan bagi keluarga dan masyarakat. (Arbi-Lines)
