Nabire, (31/8) — Dalam rangka meningkatkan kapasitas para juru dakwah, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Nabire secara konsisten menggelar pengajian rutin khusus bagi para mubaligh dan mubalighot. Pada kesempatan kali ini, kegiatan dipusatkan di Masjid Miftahul Jannah, Kelurahan Karang Mulia, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah pada Minggu (31/8/2025).
Pengajian tersebut diikuti oleh para da’i LDII dari berbagai wilayah se-Kabupaten Nabire. Acara menghadirkan dua pemateri yang menyampaikan kajian mendalam dari Kitab Hadis Shahih Bukhari, dengan fokus pembahasan seputar ibadah haji mulai dari syarat dan rukun, hingga hikmah pelaksanaannya.
Dua narasumber tersebut adalah Ustadz Rofiq Andi Wijaya dan Ustadz Idham, keduanya merupakan mubaligh lulusan Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri, Jawa Timur. Dengan gaya penyampaian yang lugas, mereka mampu mengupas tuntas materi sekaligus memberikan contoh praktis yang memudahkan para peserta memahami teknis ibadah haji sesuai tuntunan syariat Islam.

Suasana pengajian berlangsung penuh khidmat. Para peserta terlihat antusias, bersyukur dapat memperdalam ilmu agama, khususnya mengenai manasik haji, yang diharapkan dapat mereka sampaikan kembali kepada umat dengan benar.
Sebagai penutup, Ketua Bidang Pendidikan Agama dan Dakwah DPD LDII Nabire, Ustadz Hendik Efendi memberikan arahan dan motivasi. Ia menekankan pentingnya semangat para da’i dalam meningkatkan keilmuan sekaligus menjaga kualitas dakwah.
“Penguatan keilmuan seperti ini sangat penting, terutama dalam menyampaikan ibadah-ibadah mahdhah seperti haji, agar umat dapat memahami dan melaksanakannya dengan benar,” ujar Hendik Efendi.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan ini dapat melahirkan para mubaligh yang semakin siap membimbing umat, tidak hanya berbekal ilmu yang mendalam, tetapi juga berakhlak mulia, santun dalam berdakwah, serta bermanfaat bagi masyarakat luas. (Arbi-Lines)
