Papua Tengah, Nabire, (23/12) — Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Distrik Nabire Barat menggelar pengajian rutin Usia Mandiri (Usman) dengan mengangkat tema “Jangan Takut Menikah Karena Rezeki”.
Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Baitul Izza Kampung Kalisemen, Distrik Nabire Barat Kabupaten Nabire Papua Tengah pada Selasa, 23 Desember 2025.
Pengajian ini diikuti oleh generasi usia mandiri, baik pemuda maupun pemudi LDII, sebagai upaya memberikan pemahaman keislaman yang lurus dan menenangkan terkait kesiapan menuju pernikahan. Pengajian ini secara khusus menyoroti kekhawatiran generasi muda terhadap aspek ekonomi dan masa depan yang kerap menjadi alasan menunda pernikahan.
Dalam materinya, Ustadz Yudenis Irianto menegaskan bahwa rezeki sepenuhnya merupakan ketetapan Allah SWT. Ia menjelaskan bahwa pernikahan bukanlah penghalang datangnya rezeki, melainkan justru menjadi salah satu jalan dibukanya pintu keberkahan bagi hamba-Nya. “Ketika menikah diniatkan sebagai ibadah dan dijalani dengan kesungguhan, maka Allah akan mencukupkan rezekinya,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa Islam tidak mengajarkan umatnya untuk menunda pernikahan hanya karena takut kekurangan harta.

Allah SWT telah menjanjikan kecukupan bagi pasangan yang menikah dengan niat membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah. Generasi usia mandiri pun diajak untuk terus memperkuat iman, memperbaiki akhlak, serta meningkatkan etos kerja dan kemandirian sebagai bentuk ikhtiar menjemput rezeki.
Selain membahas aspek rezeki, pengajian Usman ini juga menekankan pentingnya kesiapan mental, rasa tanggung jawab, serta pemahaman peran suami dan istri dalam kehidupan rumah tangga. Dengan bekal ilmu agama yang memadai, generasi usia mandiri LDII diharapkan mampu melangkah ke jenjang pernikahan tanpa rasa ragu dan takut, namun tetap disertai perencanaan yang matang serta sikap tawakal kepada Allah SWT.
Kegiatan pengajian ditutup dengan nasihat agama oleh Pengurus LDII Nabire Barat, Wahyudi Utomo. Dalam penyampaiannya, ia memperkuat materi sebelumnya dan mengajak generasi usia mandiri untuk terus bersemangat mempersiapkan bekal hidup berumah tangga, baik dari sisi fisik, mental, maupun spiritual.
Melalui pengajian rutin Usia Mandiri ini, LDII Nabire Barat berkomitmen untuk terus membina generasi muda agar memiliki pemahaman agama yang kuat, mandiri secara pribadi, serta siap membangun keluarga yang harmonis dan berkontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa. (Arbi-Lines)
