Papua Tengah, Nabire (14/12)— Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Nabire, menggelar pengajian khusus muda-mudi sebagai bagian dari pembinaan generasi penerus agar memiliki akhlak mulia, kepribadian matang, serta pergaulan yang sehat dan islami.
Pengajian kali ini berlangsung di masjid Al Muttaqin Jalan Mandala Kelurahan Bumiwonorejo Kabupaten Nabire pada Minggu, 14 Desember 2025.
Dalam pengajian tersebut, pemateri pertama Ustadz Nurkholis menyampaikan tafsir Al-Qur’an Surah An-Nur yang menekankan larangan bagi orang beriman untuk meneliti kesalahan dan kejelekan orang lain, serta berprasangka buruk terhadap sesama saudara seiman. Ia mengajak para peserta untuk lebih fokus mengoreksi diri sendiri dibandingkan mencari-cari kekurangan orang lain.
“Jika melihat orang lain, ingatlah kebaikannya dan lupakan kesalahan serta kejelekannya. Karena tidak ada manusia yang sempurna, setiap orang pasti memiliki salah dan dosa,” ujarnya.
Ia juga mengutip nasihat Nabi Muhammad SAW, “Beruntunglah orang yang sibuk meneliti kesalahan dirinya sendiri sehingga ia jauh dari meneliti kesalahan orang lain.” Pesan tersebut diharapkan dapat menjadi pegangan muda-mudi LDII dalam membangun sikap rendah hati, menjaga persaudaraan, serta menciptakan lingkungan yang penuh saling menghormati.
Sementara itu pemateri kedua, Dewan Penasihat LDII Nabire H. Nasirun, memberikan nasihat agama yang bersifat motivatif, khususnya terkait pergaulan generasi muda. Ia menekankan pentingnya memilih lingkungan yang baik dan membiasakan hobi yang bermanfaat, terutama hobi mencari ilmu.

Menurutnya, generasi muda yang gemar menuntut ilmu dan bergaul dalam lingkungan positif akan lebih siap menghadapi tantangan zaman serta mampu menjaga akhlak dan keimanannya.
Melalui pengajian muda-mudi ini, LDII Nabire berharap para generasi penerus dapat tumbuh menjadi pribadi yang tidak mudah berprasangka buruk, gemar introspeksi diri, berakhlak mulia, serta memiliki semangat belajar sepanjang hayat. (Arbi-Lines)
