Papua Tengah, Nabire (11/10) — Dalam upaya menyamakan visi dan misi serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia para pengurus, Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Nabire menggelar pengajian di Gedung Serbaguna (GSG) Ganjar Waluyo Kelurahan Karang Mulia, Kabupaten Nabire Papua Tengah, pada Sabtu (11/10/2025).
Kegiatan ini menghadirkan empat pemateri dengan fokus pembahasan seputar kepemimpinan, pembinaan generasi muda, wawasan organisasi, dan peningkatan keteladanan bagi para pengurus LDII.
Pemateri pertama, Ustadz Kholid Azizi, membawakan kajian tafsir Al-Hadits dengan tema Kepemimpinan dalam Islam. Dalam materinya, ia menegaskan bahwa seorang pemimpin harus bersikap adil, lemah lembut, dan tidak tergesa-gesa dalam mengambil keputusan.
“Pemimpin harus memiliki jiwa yang lapang. Baik buruknya jamaah sangat bergantung pada pemimpinnya. Selama pemimpin itu baik, maka jamaahnya akan ikut baik. Namun jika pemimpinnya rusak, maka jamaah pun akan ikut rusak,” ujarnya.
Pemateri kedua, Ustadz Hendik Efendi, menyampaikan materi tentang Mempersiapkan Generasi Pranikah Menuju Rumah Tangga Mandiri. Ia menekankan pentingnya pembekalan bagi generasi muda sebelum menikah, baik dari segi fisik, mental, maupun ekonomi.
“Generasi pranikah harus dipersiapkan dengan matang. Secara ekonomi harus sudah mapan, memiliki pekerjaan tetap, serta siap memikul tanggung jawab sebagai kepala keluarga,” jelasnya.
Selanjutnya, Nano Jafar Ismail membawakan materi tentang Wawasan Organisasi. Ia mengingatkan pentingnya setiap pengurus memahami peran dan tanggung jawabnya.
“Pengurus harus menguasai AD dan ART organisasi agar roda organisasi dapat berjalan di atas rel yang benar. Dengan begitu, setiap keputusan dan kegiatan yang dijalankan akan selaras dengan tujuan dan visi LDII,” tuturnya.
Sebagai pemateri terakhir, KH. Ganjar Waluyo, selaku Dewan Penasehat DPD LDII Nabire, memberikan nasehat sekaligus arahan penutup. Ia menekankan pentingnya para pengurus untuk menjadi contoh dan teladan bagi generasi penerus.
“Pengurus LDII harus mampu menanamkan dan mempraktikkan 29 karakter luhur warga LDII dalam kehidupan sehari-hari. Keteladanan pengurus akan menjadi panutan bagi generasi muda untuk terus berakhlakul karimah,” pesannya.
Sementara itu, Ketua DPD LDII Kabupaten Nabire Pawiro, S.P., menjelaskan bahwa pihaknya akan terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di jajaran pengurus.
“Kami berharap seluruh pengurus LDII memiliki semangat belajar yang tinggi, mampu bekerja sama, dan terus meningkatkan kompetensi agar visi dan misi organisasi dapat terwujud secara nyata di masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, LDII Nabire berkomitmen untuk memperkuat sinergi, memperdalam pemahaman agama, dan meningkatkan profesionalitas pengurus demi terwujudnya organisasi yang solid, mandiri, serta memberi manfaat bagi umat dan bangsa. (Arbi-Lines)
