Pengajian Ibu-Ibu LDII Nabire Meriahkan Masjid Al-Muttaqin, Bumi Wonorejo

Papua Tengah, Nabire (14/9/2025) – Dalam rangka memperkokoh kafahaman agama kaum hawa, LDII Nabire menyelenggarakan pengajian rutin ibu-ibu yang berlangsung di Masjid Al-Muttaqin, Kelurahan Bumi Wonorejo. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan ibu-ibu warga LDII dan masyarakat sekitar Masjid yang hadir dengan penuh antusias, sebagai wujud semangat dalam menambah ilmu dan meningkatkan ketakwaan.

Acara dipandu oleh Hafiludin sebagai MC, yang membuka kegiatan dengan suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan.
Terdapat tiga pemateri dalam pengajian kali ini, yakni :

  1. Ustadz Arbi Mukhlis membahas perihal “Barokahnya Memiliki Banyak Anak”.
    Dalam paparannya, ia mengingatkan bahwa anak adalah amanah sekaligus rezeki dari Allah. Semakin banyak anak yang dididik dengan baik, semakin besar pula peluang pahala jariyah yang terus mengalir bagi kedua orang tuanya.
    Rasulullah ﷺ bersabda: تَزَوَّجُوا الْوَدُودَ الْوَلُودَ، فَإِنِّي مُكَاثِرٌ بِكُمُ الْأُمَمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
    “Menikahlah dengan wanita yang penyayang dan subur, karena aku berbangga dengan banyaknya jumlah kalian di hadapan umat-umat lain pada hari kiamat.”
    (HR. Abu Dawud, An-Nasa’i, dan Ahmad)

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga kesucian diri dan menghindari praktik-praktik yang haram dalam urusan keturunan, agar keberkahan anak yang lahir benar-benar menjadi penyejuk hati dan penambah amal orang tuanya.

  1. Ustadz Anshori membahas Bab Thaharah : Teori dan Praktik Mandi Junub.

Ustadz Anshori menjelaskan secara detail tata cara mandi besar sebagaimana diajarkan Rasulullah ﷺ. Tidak hanya teori, ia juga memperagakan praktiknya sehingga jamaah lebih mudah memahami dan dapat mengamalkannya dengan benar.

Dalilnya terdapat dalam firman Allah ﷻ:
وَإِن كُنتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا
“Dan jika kamu junub maka mandilah (bersuci).”
(QS. Al-Māidah: 6)

  1. H.Nasirun menutup pengajian dengan Nasehat. Ia menyampaikan nasehat bijak tentang pentingnya menjaga keluarga, membangun kerukunan, menumbuhkan kekompakan, serta terus bersemangat menuntut ilmu agama.

Ia juga mengingatkan firman Allah ﷻ:
إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ
“Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara.”
(QS. Al-Ḥujurāt: 10)

Pengajian ditutup dengan doa bersama yang juga dipimpin H.Nasirun yang memohon kepada Allah agar memberikan keberkahan ilmu, kesehatan, dan keteguhan iman bagi seluruh peserta.

Pengajian ibu-ibu ini bukan hanya menjadi sarana memperdalam ilmu agama, tetapi juga mempererat ukhuwah antar warga masyarakat. (Asmar-Lines)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *