Berbicara soal masa depan pangan Indonesia, beras bukan satu-satunya jawaban. Jagung, tanaman sehat sebagai bahan pangan strategis yang kaya nutrisi seperti serat dan vitamin dengan kandungan gizi tinggi dan daya adaptasi yang kuat, bisa menjadi alternatif komoditas strategis untuk mendukung ketahanan pangan nasional.
Butiran jagung bukan sekadar makanan. Ia adalah pengalaman, sebuah perjalanan rasa yang membawa kesadaran bahwa di luar nasi, masih ada pangan lain yang tak kalah mengenyangkan, sehat, dan bernilai di mana ketahanan pangan tak lagi bertumpu pada satu komoditas saja, melainkan pada keragaman yang sederhana namun penuh harapan.
Di Nabire tanaman jagung juga menjadi salah satu prioritas pemerintah di dalam mengembangkan program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu. Terbukti di bulan Agustus lalu penanaman jagung dilakukan di lahan seluas 2 hektar oleh 10 kelompok tani, salah satunya kelompok IPAYE.
Penanaman ini juga sangat bermakna karena dihadiri langsung oleh Menteri Desa, PDT RI dan Menteri Koperasi dan UKM RI.
Dengan banyaknya komoditas pengganti Nasi, diharapkan jagung dapat memperkuat ketahanan pangan warga LDII di Papua Tengah.
