LDII Nabire Gelar Pengajian Bertema “Menghindari Sifat Kemunafikan”

Nabire, (6/8) — Dalam rangka meningkatkan pemahaman agama dan membentuk karakter umat yang berakhlakul karimah, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Nabire menggelar pengajian bertema “Menghindari Sifat Kemunafikan”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 6 Agustus 2025, bertempat di Masjid Miftahul Jannah, Kelurahan Karang Mulia.

Pengajian diisi oleh Ustadz Hafiluddin yang membawakan kajian tafsir Al-Qur’an surat An-Nisa ayat 137 hingga 140. Dalam penyampaiannya, ia menekankan pentingnya keimanan yang istiqamah serta bahaya besar dari sifat munafik yang dapat menghancurkan amal ibadah.

“Sebagai orang yang beriman, kita harus menjauhi sifat munafik karena sifat tersebut bisa mencukur habis amal ibadah dan bahkan menyebabkan seseorang masuk ke dalam neraka yang paling dasar,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan tiga ciri utama orang munafik sebagaimana disebutkan dalam hadits Nabi Muhammad SAW:

  1. Apabila berbicara, ia berdusta.
  2. Apabila berjanji, ia mengingkari.
  3. Apabila dipercaya, ia berkhianat.

Setelah sesi kajian tafsir Al qur’an, acara dilanjutkan dengan nasihat agama yang disampaikan oleh Dewan Penasehat DPD LDII Nabire H. Nasirun. Dalam pesannya, ia mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa menjaga keikhlasan dalam beribadah serta memperkuat ukhuwah Islamiyah antar sesama warga.

Selain itu, menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 H. Nasirun juga mengimbau kepada seluruh warga LDII di Kabupaten Nabire untuk mengibarkan bendera Merah Putih dan memasang umbul-umbul mulai tanggal 1 hingga 31 Agustus 2025.

Kegiatan pengajian ini diikuti oleh para pengurus dan warga LDII dari tiga Pimpinan Anak Cabang (PAC), yaitu PAC Kelurahan Girimulyo, PAC Kelurahan Bumiwonorejo, dan PAC Kelurahan Karang Mulia.

Ketua PAC LDII Karang Mulia H. Agus Mulyono, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini mampu memotivasi para peserta untuk terus menjaga kemurnian akidah dan menjauhi sifat-sifat tercela.

“Semoga melalui pengajian ini, warga LDII semakin semangat memperbaiki diri dan menjadi pribadi muslim sejati yang bermanfaat di tengah masyarakat,” ujarnya.(Arbi-Lines)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *