LDII Nabire Gelar Pengajian Pengurus, Angkat Tema “Regenerasi Unggul”

Nabire, (19/7) — Dalam rangka memperkuat kualitas kepengurusan dan menyiapkan generasi penerus yang tangguh, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Nabire menggelar pengajian bagi jajaran pengurus. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Ganjar Waluyo Jalan Surojo Tanojo, Kelurahan Karang Mulia Nabire, Papua Tengah.

Mengusung tema “Regenerasi yang Unggul”, pengajian yang dilaksanakan pada Sabtu (19/7) ini diikuti oleh seluruh pengurus LDII dari tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC), Pimpinan Cabang (PC), hingga DPD dan DPW LDII Papua Tengah yang berdomisili di Nabire.

Acara diawali dengan penyampaian materi tafsir dan Al-Hadits oleh Ustaz Kholid Azizi. Dalam materinya, ia mengangkat topik mengenai karakteristik kepemimpinan yang ideal dalam pandangan Islam.

“Ketika Allah menghendaki seseorang menjadi pemimpin, maka Allah akan mengusap ubun-ubunnya agar ia memiliki sifat adil, lemah lembut (rafiq), penuh kasih (muhsin), dan bijaksana (arif),” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa secara hukum, seseorang sebaiknya tidak bercita-cita menjadi pemimpin. Namun, jika sudah ditakdirkan mengemban amanah tersebut, maka ia harus menerimanya dengan ikhlas dan menjalankannya secara maksimal.

Sesi berikutnya diisi oleh Sekretaris DPW LDII Papua Tengah, Ir. Niki Afidah Mukmin, S.T., M.T., yang menyampaikan materi wawasan organisasi. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan pentingnya peran organisasi dalam membina umat serta menekankan urgensi regenerasi dalam tubuh LDII.

“Kita wajib mempersiapkan regenerasi yang berkualitas untuk meneruskan estafet perjuangan organisasi ini. Tanpa regenerasi yang matang, organisasi tidak akan mampu bertahan dalam jangka panjang,” tegasnya.

Ia juga mengimbau agar para pengurus bijak dalam menggunakan media sosial, guna menjaga citra dan marwah organisasi.

Acara ditutup dengan pengarahan dari Ketua DPW LDII Papua Tengah H. Nuryadi, S.Pd., M.MPd. Dalam nasihatnya, beliau menekankan pentingnya peningkatan kapasitas pengurus, baik dari sisi eksternal maupun internal.

“Tingkatkan kapasitas eksternal melalui 3K: Karya, Kontribusi, dan Komunikasi. Dan secara internal, para pengurus harus mampu menerapkan dan meneladankan 29 karakter luhur warga LDII dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.

Lebih lanjut, H. Nuryadi menekankan pentingnya menciptakan generasi yang unggul dan berdaya saing.

“Generasi unggul itu bukan ditemukan, tapi harus diciptakan dan diwujudkan melalui tiga aspek pendidikan: pendidikan formal (ilmu dunia), pendidikan agama (pemahaman Islam yang benar), serta pendidikan karakter (pengamalan 29 karakter luhur),” tutupnya.

Dengan kegiatan ini, diharapkan seluruh pengurus LDII di Nabire semakin solid, berwawasan luas, dan siap mencetak generasi penerus yang berakhlakul karimah dan berkualitas di segala bidang.(Arbi-Lines)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *